Choose your screen resolution: Auto adjust 800x600 1024x768

Main Menu

Home
Album List

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Our Political Thought

Lebih baik takut kehilangan kreativitas, daripada takut tak masuk top 10.

(Small) Gugun And The Blues Bug - Turn It On.jpg
(Small) Soulvibe - Soulvibe.jpg
(Small) Death Vomit - The Propechy.jpg
(Small) Maliq & D'essentials - Free Your Mind.jpg
(Small) Ari Lasso - The Best Of Ari Lasso.jpg
January Christy - Melayang
 
Written by Cabinoo, on 01-03-2008 00:00
Editor's rating 10/10
Average user rating No rating
Views 311    
Favoured 29

January Christy - MelayangArtist: January Christy
Album: Melayang
Type: Studio Album
Released: 1986
Recorded: -
Genre(s): Jazzy, Pop
Length: 10 lagu (47:39)
Label: Prosound Records
Producer(s): Erwin Gutawa, James F. Sundah

Melayang adalah studio album dari January Christy yang dirilis oleh Prosound Record, tahun 1986. Direkam di Prosound Studio, Jakarta, oleh Conrad Lamuri dan Acam.

Music Concept:

January Christy mempunyai karakter suara yang sangat khas, yaitu berat. Album ini menonjolkan keunikan timbre suaranya dengan warna musik jazzy. Aransemen album Melayang ini dikerjakan oleh Erwin Gutawa dan James F. Sundah.

Track List:


01.Melayang
4:53
Dian PP, Deddy Dhukun
02.Kepastian
5:21
Randi Anwar, Lusi Indarjati
03.Pintanya Damai
4:34
Heddy Hatami 
04.Arti Kehidupan
4:35Richard Kyoto
05.Kisah Dan Waktu
4:59
Herman Gelly
06.Langkah Masa Depan
4:35Kelompok 3 Suara 
07.Kesukaan
4:04
Chris Manusama
08.Tersembunyi
4:38Bagoes A. Ariyanto 
09.Ada Dan Tiada
4:31
Tommie Marie 
10. Tuhan Ada Di Mana-mana
5:29
Dodo Zakaria, James F. Sundah 

 

Personel:

  • James F. Sundah - arranger
  • Erwin Gutawa - arranger, keyboard, bass
  • Yance Manusama - bass
  • Joko W.H. - guitar
  • Uce Haryono - drum
  • Adi Prasojo - percussion
  • Suryati Supilin - violin
  • M. Yunus - violin
  • Amir Katamsi - contra bass, trombone
  • Wachid - trumpet, fleugel horn
  • Edo Braseros - violin
  • Sudomo - violin
  • Zulkifli - cello
  • Carry Poetiray - backing vocal
  • Morgan S. - backing vocal

Cover Art:

Desain grafis album oleh Iwan Forum Disain Grafis. Fotografi oleh Yorman & Eko Forum Studio Fotogragi.
Quote this article in website Favoured Print

Editor's comment
10/10

Pertengahan tahun 80-an. Musik jazz berada di putaran yang cukup populer. Mulai dari yang sungguh-sungguh nge-jazz, fusion, atau yang jazzy. Dari sekian banyak musisi yang menyuburkan scene ini, ada satu nama yang paling membuat orang ingat pada kejayaan jazzy pertengahan 80-an: January Christy: gadis kerempeng, berkacamata minus, dengan kantung mata yang tebal seolah selalu kurang tidur selama berbulan-bulan. Ia datang entah darimana dengan timbre suara yang berat, rendah, cenderung kaku, membawa album: Melayang
 
Daftar Lagu 
 
Melayang. Pertama kali kami mendengar lagu ini di sekitar tahun 87-an, agak aneh juga. Tak lama barulah menyadari bahwa lagu ini sungguh luar biasa. Lebih dari dua puluh tahun kemudian kami mendengarkan ulang lagu ini, ternyata masih tetap terdengar unggul. Aransemen jazz ringan yang memberikan ruang bagi keyboard, gitar dan trumpet untuk unjuk improvisasi, bas dipetik seksi, beberapa kali drum dipukul usil, mengiringi vokal January Christy yang terlalu kaku untuk sebuah nomor jazz. Lagu yang hebat dan aransemen kelas jawara, seolah memang diciptakan untuk January Christy. Dan, January Christy pun tak menyia-nyiakan semua itu. Maka, hadirlah nuansa ektase dari jazzy yang eksotik. 
 
Kepastian. Nomor lembut dan tenang. Dua puluh tahun lalu, nomor ini adalah teman yang nyaman untuk malam-malam sepi bersama tugas-tugas kuliah. Kini, gesekan violin yang merintih, suara flute dari keyboard, piano, bas dan ketukan drum yang tenang masih tetap nyaman dinikmati. Di atas semua itu, interpretasi January Christy atas nomor ini patut diacungi jempol. Tak terasa vokal yang tebal dan berat itu jadi lembut. 
 
Pintanya Damai. Bossa ringan dan lambat, dengan ocehan trombone dan piano. Di samping gitar dipetik lamat-lamat. Musik dimainkan sedikit lebih ceria. January Christy mendorong vokalnya lebih tinggi. Tidak sepenuhnya tercapai, namun tujuan untuk bersenang-senang tak terhindarkan. 
 
Arti Kehidupan. Kegembiraan masih berlanjut. Beat ditingkatkan satu strip. Gitar dikocok lebih kentara, bersama trombone dan trumpet yang masih saja berceloteh riang. Tuts keyobard pun ditekan lebih cepat. January Christy berusaha mencapai nada terendahnya.Tanpa sadar kaki kita bergoyang-goyang.  
 
Kisah Dan Waktu. Sebuah nomor dengan permainan tempo. Dimulai dengan alunan lembut lalu beat sedikit dinaikkan untuk bersenang-senang sejenak, lalu cooling dan lembut lagi. Itu belum usai, tempo ditingkatkan lagi, sampai akhir lagu kita pun menggerak-gerakkan kepala bersama irama jazzy yang menyenangkan. 
 
Langkah Masa Depan. Lirik nomor ini menuntut January Christy memberikan semangat pada vokalnya, mengikuti musik yang dimainkan bergairah. Drum dipukul lebih keras dari biasanya. Tidak terlalu menarik, terutama pada bagian akhir. 
 
Kesukaan. Vokal January Christy terasa enak di nomor ini. Sejuk, basah, dan segar. Lirik yang penuh pencerahan ini terwakili sebagaimana mestinya.  
 
Tersembunyi. Tiba-tiba vokal January Christy beralih rupa di nomor ini. Ia mendesah sewajarnya. Terasa sekali keunggulan January Christy dalam menginterpretasi lagu, lirik dan musik. Karakter vokalnya yang sangat khas itu ternyata mampu dijadikan sebagai keunggulan dan mengubah setiap nomor menjadi lebih unik. 
 
Ada Dan Tiada. Nomor berirama riang, jazzy dengan sentuhan latin. Kita bisa turun berdansa dengan nomor ini, meski liriknya sebenarnya mengajak kita untuk melakukan sebuah perenungan. Tapi, bukankah kita bisa memuji nama-Nya sembari menikmati petikan gitar yang menari-nari, dan tepukan perkusi yang penuh kegembiraan? 
 
Tuhan Ada Di Mana-mana. Salah satu nomor legendaris. Sebuah nomor yang khusyu dan menggetarkan. Menyimak lirik-lirik yang dinyanyikan, tampak January Christy cukup memilih. Tema-tema yang dinyanyikan bukanlah tema yang ringan dan bisa dinyanyikan sambil lalu; membuat album ini punya kelas yang lebih tinggi dari yang lain. 
 
Album 
 
Punya karakter suara yang khas dan bisa menyanyi, bagi January Christy, belumlah cukup. Ia menuntut musik yang berkualitas. Ia membutuhkan lirik yang bukan sekedar puisi dan permainan bunyi; harus ada sebuah isi. Dan, January Christy pun membayar dengan interpretasi serta penjiwaan yang memadai. Semua itu menjadikan nomor-nomor dalam album ini bukan hanya terdengar unik, melainkan juga berkelas. Ya, sebuah kelas yang sulit ditandingi, bahkan setelah dua puluh tahun berlalu. 
 
January Christy benar. Menjual album hanya dengan mengandalkan karakter vokal yang unik memang akan membuat orang tertarik. Namun, jika ingin album perdana ini dikenang, maka perlu kerja keras, seleksi ketat, kreativitas tinggi, proses produksi yang serius. Maka, direkrutlah sederetan nama-nama penulis lagu handal, musisi-musisi jawara. Hasilnya: album ini memenuhi semua kriteria itu. Ada keunikan. Ada lagu-lagu yang kuat. Ada aransemen yang mengagumkan. Ada skill yang prima. Ada lirik yang bermutu. Maka album ini bukan sekedar dikenang. Lebih dari itu, album ini tak terelakkan lagi masuk dalam jajaran album-album legenda musik Indonesia terhormat.  
 
Cabinoo 
01 Maret 2008

Users' Comments (1)
Posted by Gabus, on 04-04-2008 06:24,
1. Ore
pf buat bung Editor, masih nemu juga tembang lawas bin jadul.. semoga January Christy senantiasa dalam damai.
 
» Report this comment to administrator
» Reply to this comment...

Add your comment



mXcomment 1.0.6 © 2007-2009 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >