| Written by Cabinoo, on 13-04-2008 00:00 |
|
|
| Average user rating |
No rating |
|
| Views |
2056  |
|
|
|
Artist: RAN Album: RAN For Your Life Type: Studio Album Released: 2007 Recorded: - Genre(s): Pop Length: 11 lagu (45:21) Label: Kep Media, Universal Music Indonesia Producer(s): Dondy Sudjono, Aghi Narottama
RAN For Your Life adalah studio album dari trio RAN yang dirilis oleh label Kep Media dan Universal Music Indonesia, tahun 2007. Album ini diproduseri oleh Dondy Sudjono dan Aghi Narottama sebagai co producer dan music director. Recording oleh Dono Firman dan Jonathan Vanco di Pendulum Studio. Mastering oleh Donni H. Himawan di Big Knob Studio. Mixing oleh Eko Sulistyo di Avra Studio.
Music Concept:
Pada dasarnya album RAN For Your Life memainkan musik pop dengan berbagai sentuhan jazzy, reggae, R&B, house, dance.
Track List:
Semua musik diaransemen oleh Astono A, Rayi P dan Anindyo B, kecuali ‘Hanya Untukmu’, ‘Nothing Last Forever’ dan ‘Selamat Pagi’ oleh Astono A, Rayi P, Anindyo B dan Belanegara AP. ‘Let Me Be’ oleh Astono A, Rayi P, Anindyo B, Belanegara AP dan Aghi Narottama. ‘Lagu Untuk Riri’ oleh Andi Rianto.
| 01. | Warna Warni Dunia
| 3:46
| Lagu: Astono A, Rayi P, Anindyo B. Lirik: Anindyo B, Rayi P. | | 02. | Pandangan Pertama
| 5:00
| Lagu: Astono A, Rayi P, Anindyo B. Lirik: Anindyo B, Rayi P. | | 03. | Hanya Untukmu
| 4:12
| Lagu: Astono A, Rayi P, Anindyo B. Lirik: Anindyo B, Rayi P. | | 04. | D'Inspiration
| 3:46
| Lagu & lirik: Rayi P | | 05. | Kembali | 3:57 | Lagu: Astono A, Rayi P, Anindyo B. Lirik: Anindyo B, Rayi P. | | 06. | Selamat Pagi
| 3:54 | Lagu: Astono A, Anindyo B. Lirik: Anindyo B | | 07. | Auramu | 3:29
| Lagu: Astono A, Rayi P, Anindyo B. Lirik: Astono A, Rayi P. | | 08. | Let Me Be
| 3:40
| Lagu: Astono A, Rayi P. Lirik: Rayi P. | | 09. | Warnai Malam Ini
| 4:47
| Lagu: Astono A, Rayi P, Anindyo B. Lirik: Anindyo B, Rayi P. | 10.
| Warnai Malam Ini | 4:27 | Lagu: Astono A, Belanegara AP, Rayi P, Anindyo B. Lirik: Rayi P. | 11.
| Lagu Untuk Riri | 4:15 | Lagu: Anindyo B, Ardra T. Lirik: Anindyo B |
Pada sampul cover belakang, lagu nomor 11 berjudul ‘Lagu Untuk Riri’, sedangkan pada sleeve lirik lagu nomor 11 berjudul ‘Pergi Dan Takkan Kembali’ dengan catatan kaki “Lagu ini dipersembahkan untuk alm. Frisa Rizkie Nasution & alm. Sarah Imaniar”.
Personel:
- Anindyo Baskoro / Nino - vocals
- Astono Andoko / Asta - guitars
- Rayi Putra / Rayi - vocals, rap
Additional Personel:
Ario Hendarwan - music director Irv Nat - vocal director Dj Leno - scratches ‘Hanya Untukmu’ & ‘Warna Warni Dunia’ Rendi “Kopay” Raditya - bass Byatriasa Pakarti Linuwih - keys Ildo Reynardian H. - drums Belanegara A.P. - percussions Indra Azis - sax Harmoniadi - trumpet Enggar - trombone Gaya, Ava & Ana - violin section
Cover Art:
Desain cover dan konsep oleh Pedrolegend & mocko feedback V.G.A. Photography oleh Firdaus Fadlil. Logo RAN oleh Anindyo Baskoro dan Arly Rampen.
Alamat Kontak:
Kep Media Kemang Square Lt. 2 Jl. Kemang Raya 3A Jakarta Selatan - 12730 Indonesia
Telpon: 021 71792846, 021 71792866
Editor's comment
| 8/10 |
Di balik kepusingan para pelaku industri musik menemukan rumusan yang kreatif untuk meningkatkan gairah musik Indonesia. RAN telah menemukan formula yang cespleng agar ia disenangi oleh khalayak luas tanpa terdengar pasaran apalagi cengeng mendayu, malah kalau bisa terkesan cerdas. Nada-nada riang bersenyum lebar, ringan tanpa banyak beban, hijau segar, beat ngedance yang dijamin disukai anak muda. Aransemen mencomot unsur-unsur yang menyenangkan dari berbagai warna musik: jazz, R&B, funk, dance, juga pop 80-an dan disco 70-an yang pastilah akrab di telinga om-om dan tante-tante dari era Trio Libels. Maka RAN mengajak kita semua bergembira dan memompa hormon usia tujuh belasan. Mari sejenak kita kembali jadi remaja. Daftar Lagu Warna Warni Dunia. Jika kunci pertama dan kedua di balik, maka riff awal lagu ini mengingatkan kami pada nomor populer ‘Incredible’ karya Shapeshifters. Namun itu hanya beberapa saat saja, karena bagian reffrain langsung menyembur dengan sound pop Indonesia 80-an. Tampaknya sejak awal RAN bermaksud bersenang-senang bersama semua orang. Nomor yang lincah, penuh hentakan, stage act song. Pandangan Pertama. Zat addictive yang dalam lagu ini amat berbahaya. Mendengarkan sekali, dua, tiga, sampai belasan kali tak jua menurunkan tingkat kecanduan. Yup, track ini adalah contoh sempurna racikan RAN. Pop memang. Tapi simak: riff gitar ngejazz, tepukan perkusi yang ceria, pukulan drum yang tegas, alun lagu yang uplifting. Maka, “sulit bagiku untuk bisa berhenti mengaguminya”. Lagu pun diakhiri dengan improvisasi jazzy yang membuat lagu ini terdengar punya IQ di atas rata-rata lagu pop kebanyakan. Hanya Untukmu. Riff gitar yang tangkas jadi senjata andalan RAN. Ditingkahi oleh scratches yang usil, sound hand clapping electronis, nada keyboard dan kocokan gitar jazzy menaikkan self confidence band bahkan koor yee ooo uuu-nya pun tak terdengar norak. RAN memadukan gaya ceria anak muda dari berbagai jaman. Ingat, misi kali ini adalah kembali remaja. D'Inspiration. Tiba-tiba keceriaan remaja itu lenyap. Gantinya adalah sebuah nomor ngejazz yang cool. Kita pun terlempar dari pentas pensi anak-anak SMA ke deep blue lounge. Ketukan piano yang elegan dan riff yang tenang-tenang saja, dihiasi brass section keren hasil aransemen Rayi dan Aghi Narottama (ingat Ape On The Roof?), lalu sejenak ada kerja sama improvisasi gitar dan piano. Tak ketinggalan koor rame-rame untuk mengingatkan bahwa we’re still in a party. Yang mengejutkan adalah gaya vokal RAN yang mampu bermetamorfosis dari penggembira hip hip hura jadi penyanyi jazz berkelas. Kembali. Sebuah nomor bertempo sedang, menggabungkan unsur R&B, soul, nu jazz berhiaskan rap. Jika anda suka pada Maliq & D’Essentials, anda juga akan suka pada nomor ini. Bedanya, RAN memainkannya lebih ringan, tanpa banyak beban. Selain itu, dengan rapper-nya sendiri, RAN lebih fleksible membangun brand image musik mereka. Selamat Pagi. Reggae? Kenapa tidak. Rhytm dan petikan bass reggae selalu jadi pembangkit mood yang instan. Di nomor ini RAN mencampur senyawa reggae tanpa harus memaksakan diri agar terdengar seperti rasta mania. Karenanya, tanpa segan RAN pun menyilakan keyboard menjelajahi nad-nada pop lincah, bahkan trombone pun bolehlah berimprovisasi ngejazz tanpa canggung. Auramu. Kembali ke adonan R&B, soul, nu jazz. Kali ini dengan petikan gitar ala British R&B. Meski bertempo cenderung pelan, RAN tetap menyuguhkan beat yang masih memungkinkan tubuh bagian atas kita naik turun. Tiba-tiba di 50 detik terakhir, ketika kami berpikir track ini usai, musik sedikit berbelok. Beberapa ketuk piano diselipkan menggantikan petikan gitar. Just a try. Let Me Be. Wow.. ini jauh menjelajah ke dunia disco tahun 70-an. Adakah yang masih menyimpan lampu disco ball? Kita perlu itu dan ruang luas untuk berdisco diiringi string section yang meriah, beat dan bass yang funky, sedikit efek-efek klasik ala Anita Ward. Supaya tak terlalu jadul, RAN memberi sedikit rap dan hentakan house dari drum machine. Trio ini benar-benar mengejutkan. Warnai Malam Ini. Yang ini sedikit tanggung. Tak jelas, apakah RAN bermaksud mengundang kita party di dance floor atau pool side. Hentakan house itu terlalu bertenaga bahkan mubazir untuk mengiringi vocal, kocokan gitar dan keyboard yang nyantai. Vocal terdengar ragu meski telah diperbaiki dengan efek elektris dan koor hip hip hura. Tapi, kalau anda tak terlalu memedulikan itu, party is still on fire. Nothing Lasts Forever. Tata vocal ala boys band bukan barang murahan, asal ia benar-benar digarap dan dirajut dalam aransemen musik yang apik. Karenanya, meski beberapa vokal dimainkan ‘iseng’ untuk menegaskan kemudaan mereka, RAN tak terprovokasi untuk bersikap urakan. Band ini menunjukkan kesungguhannya tanpa harus terkesan serius. Upaya yang menarik. Lagu Untuk Riri. Untuk yang mendayu RAN menyerahkan urusan aransemen pada Andi Rianto. Maka, nomor ini pun seolah bukan bagian dari album yang penuh warna warni kegembiraan. Syukurlah ia diletakkan di urutan buncit, sehingga kami mudah untuk menskip. Ya, kami pikir, RAN memaksakan diri untuk memasukkan track yang terlalu banyak beban ini pada playlist RAN For Your Life. Mungkin RAN bisa menoleh pada cara Craig David dalam menulis lagu obituari, seperti misal ‘Let Her Go’. Album Sebuah breakthrough yang mengesankan dari RAN. Dan, kami pun benar-benar kembali jadi remaja (kecuali pada nomor Lagu Untuk Riri yang membuat kami teringat pada uban). RAN cukup mampu meramu semua bahan baku dalam takaran yang pas, tak ada yang terlalu berlebihan, keceriaan remaja tak membuat RAN terdengar urakan, bahkan nomor jazz pun tak membuat kening kami berkerut. Nama-nama kesohor, seperti Aghi Narottama dan Irvan Nat, yang intens terlibat dalam pembuatan album sepertinya juga tahu bagaimana menerapkan resep ini. Meski masih sama-sama berusia muda, para personel RAN mampu menempatkan ide musik grup di atas kecenderungan ego sendiri. Asta tentu mempunyai banyak koleksi riff gitar. Sebagian besar telah ditumpahkan di album ini, namun musik RAN tidak terdengar seperti band gitar. Rayi yang mengetuai segmen rapping tak menghamburi lagu-lagu RAN dengan rap yang berlebihan. Di lain sisi, RAN menyilakan vokal beraksi di banyak tempat, namun vokal itu takkan berhasil tanpa aransemen musik yang di beberapa bar perlu diberi tempat di depan panggung. Hasilnya? Mission accomplished. Cabinoo 13 April 2008 |
|